Dalam dunia otomotif, aki merupakan salah satu komponen yang penting dan di butuhkan oleh mobil. Hal tersebut karena, aki berfungsi untuk menampung dan menyuplai arus listrik ke sistem kelistrikan mobil. Aki berperan penting dalam menyuplai energi ke starter, sistem pengapian, bagian lampu, AC, dan komponen lainnya. Pemilihan aki sangat berperan dalam menunjang umur dan kondisi mobil. Aki terbagi menjadi dua jenis, yaitu aki basah dan aki kering. Aki basah memiliki cairan yang encer, sedangkan aki kering mengandung cairan yang menyerupai gel. Apabila anda menggunakan aki basah, anda harus sering memeriksa dan menggantinya secara berkala. Sedangkan untuk aki kering, lebih tahan lama dan bebas perawatan. selain itu, masih banyak lagi kelebihan dan kekurangan aki basah dan kering. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak ulasan singkat berikut! Berikut merupakan beberapa kelebihan aki kering, yaitu Dapat Digunakan Secara Langsung Aki kering dapat di gunakan secara langsung tanpa harus disetrum. Mengandung Gel Salah satu kelebihan aki kering yakni mengandung gel. Aki kering memiliki gel yang tingkat penguapannya kecil, sehingga uap yang di hasilkan tidak terbuang dan volumenya tetap. Tidak Perlu Isi Ulang Bagi anda yang menggunakan aki kering, anda tidak perlu repot untuk isi ulang. Ketika aki habis, anda dapat menggantinya dengan yang baru. Tidak Merusak Kerangka Mesin Salah satu keunggulan dalam menggunakan aki kering yaitu tidak perlu khawatir akan kerusakan kerangka mesin. Hal itu di karenakan pada saat pengisian ulang dari regulator, mesin dalam keadaan menyala dan tidak menguap. Lebih Stabil Aki kering memiliki wadah yang jauh lebih stabil di bandingkan aki basah. Separator yang tersedia berbentuk kapas dan tidak mudah terguncang. Kelebihan aki kering yaitu tidak mudah tumpah walaupun bergerak keatas maupun kebawah. Kekurangan Aki Kering Selain memiliki berbagai kelebihan, aki kering juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu Harga Lebih Mahal Harga jual aki kering lebih mahal di bandingkan dengan aki basah. Misalnya, harga aki basah sebesar maka harga aki kering yakni Air Aki Biru Tersegel Harus anda ketahui bahwa air aki biru tidak bisa di tambah karena dalam kondisi tersegel. Air aki biru merupakan air yang telah di murnikan atau telah mengalami demineralisasi, dan bebas dari timbal. Kelebihan Aki Basah Aki basah memiliki berbagai kelebihan, yaitu Dapat Digunakan Secara Langsung Tidak hanya aki kering, aki basah juga dapat di aplikasikan secara langsung tanpa harus disetrum. Harga Lebih Murah Harga jual aki basah lebih murah daripada aki kering. Dengan pertimbangan tersebut, sebagian orang memilih menggunakan aki basah untuk menunjang komponen mobil. Dapat Diperbaiki Apabila aki rusak, anda dapat memperbaiki aki tersebut. Caranya yaitu dengan mengisi air aki sampai bersih. Kemudian, cuci bersih hingga endapannya habis. Lalu, di jemur dalam posisi terbalik. Setelah aki tersebut kering, anda dapat mengisinya dengan air aki, dan menyetrum aki hingga 60 menit. Setelah itu, anda dapat memasangnya kembali ke mobil. Lebih Hemat Aki basah termasuk aki yang hemat karena bisa di isi ulang ketika habis. Air Aki Biru Dapat Ditambah Air aki biru yang tersedia bisa di tambah. Kekurangan Aki Basah Aki basah juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu Perawatan Lebih Ekstra Bagi anda yang menggunakan aki basah, anda harus sering mengeceknya secara berkala. Aki basah juga memerlukan perawatan yang cukup ekstra agar tidak terjadi masalah yang dapat merembet ke sistem kelistrikan. Apabila air aki sudah habis, anda dapat mengisi ulang air aki tersebut. Mudah Tumpah Wadah aki basah lebih transparan. Hal ini karena untuk memudahkan dalam mengecek ukuran maksimum dan minimum air aki yang dituang didalamnya. Wadah aki basah lebih mudah tumpah terguncang. Nah, berikut merupakan kelebihan dan kekurangan menggunakan aki basah dan aki kering. Bagi anda yang bingung menggunakan jenis aki untuk mobil, anda dapat mempertimbangkan informasi tersebut sebagai bahan referensi. Sewa Mobil Samarinda di Mahakam Transporindo Bagi anda yang ingin menyewa mobil yang aman untuk perjalanan, anda dapat menyewa mobil di Mahakam Transporindo. Mahakam Transporindo menyediakan jasa sewa mobil Samarinda dan sekitarnya untuk pemakaian dalam dan luar kota. Unit kendaraan yang tersedia sangat beragam, mulai dari Toyota Avanza, Innova Reborn, Agya, Hilux, Hilux Double Cabin, Alphard, Xpander, Pajero Sport, Honda Jazz, Triton, dan Granmax. Anda dapat memilih mobil sesuai dengan kebutuhan. Mobil yang tersedia pun dalam keadaan bersih, nyaman, dan terawat. Mahakam Transporindo juga menyediakan layanan jasa pengemudi. Pengemudi yang kami miliki sangat ramah, sopan, dan profesional. Pengemudi yang kami miliki sangat berpengalaman dan menguasai rute tujuan. Selain itu, Mahakam Transporindo juga menyediakan layanan antar jemput bandara. Harga sewa mobil Samarinda cukup terjangkau, anda dapat menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Proses sewa mobil juga mudah dan tidak ribet. Admin dan Driver yang kami miliki cukup tanggap dan siap memenuhi kebutuhan anda. Cukup menarik, bukan? Nah, bagi anda yang tertarik untuk sewa mobil Samarinda, anda dapat mengunjungi website Mahakam Transporindo atau datang secara langsung ke lokasi penyewaan mobil.
SEMARANG Aki memiliki fungsi yang cukup berperan penting pada mobil sebagai suplai kelistrikan. Secara umum, ada dua jenis aki yang banyak beredar di pasaran, yakni basah dan kering, atau kerap disebut aki maintenance free (MF). Keduanya punya kelebihan dan kelemahan. Pemilik mobilPerbedaan Aki Basah dan Aki Kering – Didalam industri otomotif kita tahu bahwa yang namanya aki merupakan bagian yang sangat fital. Dimana aki di sisi berperan penting dalam urusan kelistrikan baik pada kendaraan roda dua ataupun roda empat. Selain itu aki sendiri merupakan sebuah bagian yang akan memberi sumber energi pada semua bagian elektronik yang ada seperti lampu, starter, atau, klakson dan juga audio. Di Indonesia sendiri aki terbagi menjadi dua bagian yang bisa anda miliki yaitu aki kering dan aki basah. Pastinya kalian semua pasti pernah mendengarnya bukan. Lalu apakah ada perbedaan antara aki kering dan aki basah? tentu saja ada, dan yang paling jelas terlihat adalah bentuk elektrodanya. Perbedaan aki basah dan aki kering memang bukan hanya dari bentuk elektrodanya saja. Namun bagi orang awam tentu saja hal tersebut menjadi salah satu cara untuk membedakan antara aki kering dan aki basah. Dimana seperti kita ketahui, untuk aki kering bentuk elektrodanya lebih ke arah gel sedangkan untuk aki basah berbentuk cairan air elektroda. Meskipun memiliki perbedaan. Namun keberadaan kedua jenis aki tersebut selalu laris manis di pasaran karena pada dasarnya kebutuhan akan sumber daya elektronik pada sebuah motor atau mobil bertumpu besar pada aki. Nah sebelum melangkah pada info perbedaan aki basah dan aki kering, siahkan simak informasi penjelasan kedua jenis aki tersebut berikut ini. Keberadaan aki basah ataupun aki kering memang menjadi hal yang sangat penting urusannya dalam sebuah kendaraan bermotor. Pasalnya Akumulator, Accu atau orang Indonesia bilang aki ini merupakan sebuah benta yang mampu menyimpan sebuah energi yang pada umumnya merupakan sebuah energi listrik. Dan perlu kalian ketahui, didalam standar internasional setiap satu cell aki memiliki tegangan sebesar 2 volt, dengan begitu pada satu buah sepeda motor umumnya menggunakan kapasitas 12 volt yang berarti memiliki 6 buah cell yang diasang secara seri 12 volt = 6 x 2 volt sedangkan aki dengan kapasitas 24 volt terdiri dari 12 cell yang juga dipasang secara seri 24 volt = 12 x 2 volt. Dengan begitu aki bisa di artikan sebagai sel yang memiliki dua bagian yaitu elektrode Pb yang merupakan bagian anode, serta PbO2 sebagai bagian katode dengan elektrolit H2SO4. Hebatnya lagi aki juga termasuk kedalam sel sekunder, dimana selain bisa menghasilkan arus listrik, aki juga bisa di isi kembali dengan arus listrik atau dalam istilah elektronik sama dengan di charge. Dengan begitu pada kendaraan baik motor ataupun mobil, selama mesin dalam keadaan hidup, aku pun akan di charge untuk tetap bisa di gunakan setiap harinya. Hanya saja yang namanya barang ekektronik tentu saja memiliki umur, untuk itulah di butuhkan perawatan yang rutin khusu bagi aki basah dengan terus mengisi air aki pada saat kondisinya sudah berkurang. Setelah mengerti apa itu aki dengan menyimak informasi diatas, seperti judul pada informasi berikut kini saatnya untuk menjelaskan perbedaan aki basah dan aki kering. Untuk itu, silahkan simak informasi terbaru dari berikut ini. Aki Basah Aki basah merupakan produk yang sudah cukup berumur dan sudah cukup lama di gunakan pada berbagai macam tipe kendaraan. Untuk melihat perbedaan aki basah dan aki kering yang paling umum dapat kita lihat adalah bentuknya. Yang dimana untuk tipe aki basah ini biasanya menggunakan wadah semi transparan. Hal ini dilakukan tiap parikan aki agar mudah sewaktu kita mengecek kondisi air aki atau cairan elektrolit. Adapun air aki atau sering di sebut jga sebagai air zuur merupakan sebuah cairan yang mempunyai fungsi sebagai perendam cell-cell aki yang ada pada tipe aki basah ini. Untuk iti keberadaan air aki dalam tipe aki basah ini harus selalu berada di atas garis minimal yang bertujuan agar semua batang cell yang ada terendam secara sempurna. Dan apabila air aki tersebut kurang dari batas minmal, biasanya cell penyimpanan arus yang ada akan teroksidasi yang kemudian membuatnya berkarat. Untuk itu jika motor atau mobil kalian menggunakan aki tipe basah ini alangkah baiknya selalu rutin mengecek kondsi air aki agar performa atau listsrik yang di salurkan tetap stabil. Untuk menambah volume cairan, gunakan air destilasi bukan air zuur. Dimana untuk membedakan antara air zuur biasa di kemas dengan tutup berwarna merah dan air aki biasanya di kemas dengan tutup berwarna biru terlihat dari warna tutup botolnya. Baca Juga Modifikasi Honda Vario 125 Aki Kering Sebelum masuk ke pembahasan perbedaan aki basah dan aki kering, kalian juga harus mengetahui apa itu aki kering. Setelah menemani industri otomotif begitu laman, keberadaan aki basah kini sedikit demi sedikit mulai tergantikan dengan adanya jenis aki kering. Adapun aki tipe atau jenis ini merupakan pengembangan dari aki basah. Dan salah satu cara paling mudah mengenali sebuah aki kering yaitu dengan melihat wadahnya. Dimana jika aki basah dibuat dengan wadah transparan, untuk aki kering justru sebaliknya yaitu memiliki wadah atau desain dengan pemilihan warna yang gelap. Sehingga kita tak akan bisa melihat jeroan dari aki kering tersebut. Bukan saja hanya itu, aki kering juga tidak memiliki bagian lubang-lubang untuk mengisi air aki seperti pada jenis atau tipe aki basah. Nah seperti diatas kami sampaikan, perbedaan aki basah dan aki kering juga terletak pada penggunaan elektrolitnya. Dimana bukan lagi berbentuk cairan, pada aki kering ini cairan tersebut di ubah kedalam wujud gel. Menariknya adalah, gel yang digunakan pada sebuah aki inu memiliki tingkat penguapan yang sangat kecil, hal ini di karenakan uap yang di hasilkan tersebut tak akan dibuang keluar, karena itulalah volumenya tetap terjaga. Dengan begitu aki jenis kering ini memiliki keungulan dengan tak perlu membutuhkan perawatan khusus seperti pada aki basah. Perbedaan Aki Basah dan Aki Kering Setelah mengetahui sedikit tentang penjelasan mengenai aki basah dan aki kering diatas, mungkin kalian sudah mulai paham mengenai perbedaan aki basah dan aki kering bukan. Namun tidak ada salahnya jika memberikan tabel perbedaan aki basah dan aki kering agar mudah kalian pahami. Untuk itu bagi kalian yang penasaran apa saja perbedaan antara aki basah dan aki kering silahkan lihat tabel berikut ini. Tabel Perbedaan Aki Basah dan Aki Kering Aki Basah Aki Kering Menggunakan desain transparan untuk melihat kondisi air acuu Menggunakan elektroda dengan bentuk cairan Memerlukan perawatan yang cukup ekstra Karena menggunakan elektroda bentuk cairan, tentunya akan cepat menguap dalam kondisi panas Dapat di gunakan berkali-kali dan juga bisa di isi ulang Cenderung leih awet dari Aki kering dengan perawatan yang benar Bandrol harga aki basah cenderung lebih murah dan mudah di dapat Didesain dengan menggunakan tampilan yang dominan gelap Menggunakan ekektroda dengan bentuk Gel Untuk masalah perawatan sedikit lebih simple bahkan bisa dibilang munim perawatan Memiliki daya yang lebih awet pada kondisi suhu panas, karena memiliki penguapan yang sedikit Tidak bisa di isi ulang, jadi saat kondisi elektroda habis anda harus menggantinya dengan aki yang baru Notabennya harga aki kering relatif lebih mahal dari aki basah Dengan adanya tabel perbedaan aki basah dan aki kering diatas tentunya kalian akan lebih mudah mengamatinya. Selanjutnya setelah mengetahui beberpa perbedaan mendasar antara aki basah dan aki kering, sekarang kita bahas juga mengenai cara perawatannya. Yapz, dalam hal ini melakukan perawatan tentu akan lebih baik untuk kinerja dan daya tahan aki. Namun sedikit berbeda kedua jenis aki ini juga memiliki beberpa perbedaan dalam hal perawatan untuk itu silahkan simak informasi lengkapnya berikut ini. Baca Juga Motor Matic 250cc Terbaik dan Terbaru Cara Merawat Aki Basah Meski kita tahu bahwa umur sebuah aki basah itu tidaklah lama, namun untuk tetap memberikan aliran listrik yang sempurna, setidaknya kita sebagai pengguna harus tetap memberikan perawatan yang rutin. Bahkan bisa di bilang cara merawat aki basah sendiri pun sangatlah mudah dan simple, sehingga anda dipastikan akan bisa melakukannya sendiri di rumah. Nah bagiaman cara merawat aki basah agar tetap fit tersebut berikut cara sederhananya. Memiliki fungsi yang sangat penting dan merupakan barang yang cukup fital dalam sebuah kendaraan, membuat tiap pabrikan motor atau mobil selalu meletakan aki dibagian yang tersembunyi. Alasan inilah yang membuat kita cukup malas untuk mengontrol atau sekedar mengecek kondisi aki apakah terjadi retak atau tidak. Selain itu, anda juga harus selalu mengontrol ketinggian minimal batas lower yang sudah di tentukan dengan adanya garis batas pada bodi aki. Hal ini tentu saja agar cell-cell yang berada di dalam aki basah ini selalu dalam kondisi terendam sempurna. Jika kondisi air sudah mulai menurun, sebaiknya segeralah isi ulang. Namun janganlah mengisi air elektroda hingga melebihi batas upper aki tersebut. Selain itu, agar aki basah ini tetap menawarkan arus yang stabil, sebaiknya bersihkan sisi kutub + dan kutub - dari kerak yang biasanya timbul yan biasanya terjadi karena guncangan yang terus membuat aki tersebut mengeluarkan salju putih. Dan hal yang juga tak kalah pentingnya dalam merawat aki basah ini adalah mengecek kondisi kiprok. Jadi sering-seringlah mengecek kondisi kiprok ini terlebih lagi ketika kondisi aki baru tetapi daya yang di hasilkan cepat habis. Cara Merawat Aki Kering Tak harus melakukan pengisian air elektroda seperti pada aki basah juga menjadi perbedaan aki basah dan aki kering yang sangat menonjol. Namun dengan tidak perlunya mengisi air elektroda, bukan berarti kalian membiarkan aki ini begitu saja. Beberapa cara untuk bisa membuat kondisi baterai aki kering tetap apik dan memiliki daya tahan yang lama juga perlu di lakukan loh. Apa saja kiranya cara merawat aki kering ini? berikut tipsnya. Salah satu cara untuk menjaga kondisi baterai aki kering tetap berada pada batas terbaiknya adalah dengan sering-seringlah menggunaakn kendaraan tersebut. Namun jika tak terlalu sering menggunakannya, ada baiknya setiap hari selalu dipanasi. Untuk motor yang menggunakan tipe aki kering, dan memiliki intensitas penggunaan yang sering ada baiknya selalu gunakan elektrik starter untuk menghidupkan mesinnya, terkecuali ketika motor tersebut sudah lama tak digunakan lebih baik menggunakan kick starter. Jika kondisi aki kering sudah mulai menurun, kalian tetap bisa ko mengeces baterai aki tersebut menggunakan sebuah alat khsus. Dengan catatan, cell-cell yang ada didalam baterai tersebut masih dalam kenadaan yang baik. Untuk menstabilkan kondisi aki di pagi hari saat motor baru akan di nyalakan, mungkin membutuhkan beberpa kali klik starter, jangan langsung di starter atau di pencet terus menerus yang nantinya bisa membuat aki cepat rusak. Dengan adanya kesibukan setiap harinya, memang kita sering lupa atau bahkan tidak pernah terpikirkan untuk memanjakan bagian terpenting dari sebuah sepeda motor atau mobil ini. Yapz, keberadaan aki yang sangatlah penting untuk sebuah kendaraan justru malah sering di acuhkan, untuk itu dengan sudah menyimak informasi diatas semoga kini kalian bisa memanjakan salah satu komponen terpenting dalam sebuah kendaraan. Kiranya cukup sekian informasi yang dapat kami sampaikan seputar perbedaan aki basah dan aki kering beserta cara merawatnya. Semoga bisa bermanfaat.Aki atau accu memegang fungsi penting di kendaraan bermotor, baik sepeda motor dan mobil. Sejatinya, fungsi utama aki adalah un. 2022 May 25. Breaking News. Inilah Kelebihan Aki Kering Dibandingkan Aki Basah . Agoes 2019-06-20 11:08:44 . 1046 . Transportasi.co | Buat para pecinta otomotif, kamu harus tahu perbedaan aki kering dan aki basah. Pasalnya hal ini sangat penting ketika melakukan pemilihan aki untuk kendaraan. Salah-salah, bukan tidak mungkin justru jadi repot ke depannya. Sebenarnya dari sisi kegunaan, aki kering atau basah sama saja. Aki atau accu memiliki fungsi sebagai sumber tenaga untuk menyuplai listrik ke berbagai komponen kendaraan. Kalau aki bermasalah, efeknya bisa membuat mobil dan motor tercinta mogok. Lalu kalau punya fungsi sama, apa yang membedakan aki kering dan aki basah? Paling utama adalah harga serta perawatannya. Kelebihan aki basah adalah harganya murah. Sementara untuk aki kering, keunggulannya ada di minim perawatan. Lalu aki jenis apa yang sebaiknya dibeli untuk kendaraan? Simak bahasan berikut, bila mau tahu jawabannya Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah Sebelum beli, pastikan dulu kamu tahu perbedaan aki kering dan aki basah Bicara soal beda kedua jenis aki ini, bisa dilihat dari bentuk fisiknya. Kalau aki basah cenderung berwarna bening pada kovernya, sementara aki kering umumnya memiliki kover warna solid seperti hitam, kuning, dan hijau. Aki basah juga punya harga lebih murah. Hanya saja memang perlu ada perawatan. Sementara aki kering punya banderol lebih mahal, namun sangat minim perawatan, bahkan bisa dikatakan tidak ada perawatan. Berikut detailnya 1. Bentuk Fisik Aki Berbeda Contoh aki basah di sebelah kiri, sebelah kanan aki kering Perbedaan aki kering dan basah yang pertama, kamu bisa lihat dari bentuk fisiknya. Aki kering biasanya memiliki kover berwarna gelap. Bisa kuning, hitam, biru, dan lain-lain. Kemudian di bagian atasnya tampak tertutup. Meski namanya aki kering, bukan berarti di dalamnya tidak ada cairan elektrolit. Bedanya cairan itu tidak perlu diisi ulang oleh pemilik kendaraan. Beberapa produk aki kering juga ada yang menggunakan gel. Sementara aki basah umumnya menggunakan kover berwarna putih agak transparan. Hal ini dimaksud agar pemilik kendaraan bisa memantau tingkat ketinggian air aki di dalamnya. Kalau sudah di bawah batas, maka cairan elektrolitnya harus diisi ulang melalui lubang yang berada di bagian atas aki. Bicara cairan aki basah, ada dua yaitu air destilasi warna biru dan air zuur warna merah. Kalau untuk isi ulang yang dipakai adalah air destilasi penyulingan. Ini merupakan air hasil dari metode pemisahan bahan kimia berdasarkan kecepatan atau kemudahan menguapnya. Secara awam, air aki destilasi bisa dilihat dari tutup botolnya yang berwarna biru. Ada pula air zuur atau air aki keras dengan ditandai tutup botol warna merah. Zuur memiliki kandungan elektrolit berupa asam sulfat H2SO4 yang dapat menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Air aki warna merah ini biasanya digunakan untuk mengisi aki saat pertama kali beli. 2. Perawatan Aki Kering Lebih Mudah Cara perawatan aki kering cenderung lebih mudah dibandingkan dengan aki basah Kemudian yang juga jadi perbedaan aki kering dan basah yaitu soal perawatan. Aki kering unggul karena dikategorikan sebagai komponen maintenance free MF atau tidak perlu banyak perhatian dari pemilik kendaraan. Beda dengan aki basah yang setiap bulan perlu dicek kondisinya. Harus kamu paham, bahwa cairan elektrolit di aki basah bakal menguap seiring waktu. Jadi secara berkala, kekurangan cairan pasti terjadi. Oleh karenanya, kamu wajib isi ulang. Dalam melakukan isi ulang aki basah, dibutuhkan air aki dengan kemasan berwarna biru. Ingat, bukan yang merah! Pasalnya kandungannya berbeda. Air aki dari botol merah atau aki zuur lebih bermanfaat untuk pengisian aki pada pertama kali beli dari toko. Kemudian yang juga perlu kamu tahu, sebenarnya bukan cuma aki basah saja yang butuh perawatan. Aki kering juga perlu dirawat, walau memang tidak serumit aki basah. Perawatan aki dimaksud untuk memperpanjang umurnya. Bila dirawat dengan baik, maka aki bisa berusia 2-3 tahun. 3. Harga Aki Basah Lebih Murah Aki basah harganya lebih murah, tapi perlu perawatan ekstra. Perbedaan aki kering dan basah yang terakhir adalah harga. Dengan perawatan yang minim wajar kalau aki kering dijual lebih mahal oleh produsen. Ambil contoh untuk aki kering untuk Toyota Avanza merek GS dijual Rp 750 ribuan. Sementara untuk aki basahnya Rp 750 ribuan. Inilah salah satu kelebihan aki basah dibanding aki kering yaitu harganya terjangkau. Oleh karenanya, sampai sekarang penggunaan aki basah tidak ditinggalkan. Di samping itu, bila aki basah tekor masih ada kemungkinan untuk diperbaiki dengan mengecas ulang dayanya. Sementara aki kering kalau sudah tekor, harus diganti pakai aki baru. Lebih Awet Aki Kering atau Aki Basah? Aki kering punya kelebihan minim perawatan Seperti yang sudah disebutkan di atas, aki kering dan basah umumnya punya usia pakai serupa sekitar 2-3 tahun. Tidak ada perbedaan umur kedua komponen ini. Hanya saja dengan catatan, kamu harus merawatnya. Perawatan aki basah misalnya dengan selalu mengisi air aki secara berkala. Kalau di aki kering tidak perlu demikian, cukup memanaskan mobil setiap seminggu dua kali kalau jarang dipakai. Tidak pula gunakan aksesori elektronik yang berlebihan seperti lampu strobo serta lampu tambahan dalam jumlah banyak, dan lain-lain. Jika kamu tidak merawat aki, maka dipastikan usia pakainya bisa lebih sedikit lagi. Bukan tidak mungkin, aki sudah tekor atau soak ketika usianya baru satu tahun. Cara Merawat Aki Kering dan Basah Cara merawat aki basah lebih rumit, karena perlu isi ulang air aki secara berkala Kalau kamu masih bingung cara merawat aki kering dan aki basah, berikut merupakan bahasan detailnya. Satu yang jelas, tidak sulit kalau kamu mau melakukan perawatan aki. Hanya perlu mengaktifkan mesin mobil atau motor secara berkala. Jangan sampai dalam posisi aki terpasang, kendaraan justru diam terlalu lama di garasi sampai berbulan-bulan. Hal ini bisa membuat tegangan aki habis atau tekor, karena terpakai untuk komponen seperti alarm, jam, dan lain-lain. Dengan mengaktifkan mesin, tegangan aki bakal terisi ulang secara otomatis. Umumnya cukup panaskan mobil satu minggu dua kali, agar tegangan aki optimal selalu. Selanjutnya, kamu perlu perhatikan terminal aki. Kalau terdapat kotoran dan jamur, maka segera bersihkan supaya arus listrik tidak terganggu. Cara membersihkannya cukup dengan siram pakai air panas kemudian sikat sampai bersih. Merawat aki kering dan basah juga bisa dengan cara tidak menggunakan aksesori elektronik terlalu banyak di mobil atau motor. Ambil contoh jangan pakai lampu storobo, lampu kabut tambahan, dan lain-lain. Kalau tidak disesuaikan dengan tegangan aki kendaraan, pastinya bisa membuat aki jadi lebih cepat mati. Perlu Isi Air Aki untuk Tipe Aki Basah aki basah harus isi ulang air aki secara berkala Kalau kamu pakai aki kering, cara-cara di atas sudah cukup untuk merawat. Hanya saja kalau yang dipakai adalah aki basah, maka ada cara perawatan ekstra yaitu isi ulang air aki. Biasanya hal ini dilakukan setiap satu bulan sekali. Sebelumnya, perlu dilakukan pengecekan dulu di kover aki, apakah air aki sudah berkurang karena menguap atau belum? Kalau ada di batas minimum, maka perlu segera tambahkan sampai posisinya normal. Dalam melakukan isi ulang aki basah, dibutuhkan air aki dengan kemasan berwarna biru. Setelah mengetahui perbedaan aki kering dan aki basah, mana yang lebih tertarik untuk kamu beli? Pastinya kalau punya bujet lebih serta tidak mau ribet, aki kering merupakan pilihan pas. Hanya saja kalau bujet kamu terbatas dan tidak masalah dengan proses isi air aki, aki basah cocok buat kamu. Apapun yang dipilih, pastikan kamu tetap melakukan perawatan aki secara berkala. Pasalnya hal ini sungguh penting untuk memperpanjang usia aki. Biasanya aki kering dan basah usia pakainya sampai 2 tahun. Kalau tidak dirawat, satu tahun saja sudah jebol dan harus diganti. Tidak mau kan? Teknik Cas Aki Kering dan Aki Basah Ketahui letak kutub + dan – di aki mobil Salah satu cara merawat aki kering dan aki basah bisa dengan dicas. Banyak yang salah mengira kalau cuma aki basah yang bisa dicas, padahal aki kering juga. Teknik ini dilakukan, bila tegangan aki berkurang. Sebagai informasi, tegangan aki mobil yang normal adalah di atas 12 Volt. Kalau mesin sudah aktif, maka teganannya bisa meningkat hingga 14 Volt. Kadang tegangan aki berkurang, karena mobil jarang dipakai. Efeknya menjadikan mobil susah distarter atau bahkan mesin tidak mau aktif. Oleh karena itulah, accu atau aki harus dicas. Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika cas aki adalah tegangan tidak boleh di bawah 10 Volt. Pasalnya kalau sudah di bawah itu, harus ganti aki baru. 1. Lepaskan Kabel Aki Pertama-tama kamu harus pastikan mobil dalam kondisi mati, kemudian lepaskan kabel dari aki. Selanjutnya cabut aki dan letakkan di tempat yang aman. Kalau aki basah, bisa juga tambahkan dulu air aki destilasi atau tutup biru bila air aki berkurang. 2. Pasang Kabel Cas dengan Benar Kamu harus siapkan charger aki mobil. Pasangkan kabel ke aki yang mau dicas secara benar, artinya warna merah ke kutub positif dan warna hitam ke kutub negatif. Kemudian tentukan ampere yang sesuai, jangan terlalu besar. Umumnya pakai hitungan 101. Misalnya kalau aki mobil kamu punya 60 ampere, maka casnya gunakan 6 ampere saja. Barulah colokkan ke stop kontak. 3. Periksa Tegangan Aki yang Sudah Dicas Setelah cas aki selesai dilakukan, cabut semua kabel. Kemudian cek tegangan aki mobil kamu, kalau sudah di atas 12 Volt berarti normal. Lalu pasang aki ke mobil dan coba starter mesin. Semoga bisa menyala lagi! Itulah tadi bahasan perbedaan, perawatan, serta kelebihan aki kering dan aki basah. Untuk informasi lain soal dunia otomotif, pantau terus Moladin! .